1. Pada mulanya Allah menciptakan Ruang dan Waktu (time and space).
Karena sebelum itu tidak ada ruang, dan tidak ada waktu, hanya ada Allah
Sang Pencipta.
2. Ruang dan waktu masih belum beraturan dan kosong. Gelap gulita menutupi angkasa dan Roh Allah melayang-layang di angkasa.
3.
Berfirmanlah Allah: "Jadilah Terang". Lalu Terang itupun jadilah ,
secara ilmiah terjadilah ledakan besar yang menerangi seluruh jagat
raya, yang kemudian dalam ilmu pengetahuan disebut sebagai peristiwa Big
Bang.
4. Alah melihat bahwa ledakan itu baik dan Allah menamai
kondisi terang itu siang dan kondisi gelap sebagai malam. Dan setelah
beribu2 atau jutaan Tahun, efek ledakan itu mereda dan itulah hari
pertama.
5. Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala". Maka
terjadilah reaksi nuklir yang dahsyat yang memancarkan cahaya yang
sangat terang yang menandai hari kedua. Reaksi ini telah membentuk H2O
dan H2O ini memiliki 3 bentuk yaitu air, es dan uap air di udara. Uap
air akan cenderung mengapung diangkasa sedangkan air dan es menempel di
segala material yang ada di bawahnya .
6. Lalu Allah menamai angkasa itu langit. Reaksi nuklir itu kemudian mereda dan cahaya itupun memudar, itulah hari kedua.
7.
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit
berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Berkenaan
dengan itu terjadilah ledakan yang sekali lagi menerangi seluruh jagad
raya, yang mengubah bentuk dari seluruh Bintang berikut Planet2 nya dan
semua zat2 di angkasa raya sehingga menyebabkan adanya gunung, lembah,
danau, dan samudra. Allah menamai kumpulan air yang besar itu laut, dan
Allah melihat bahwa semuanya baik.
8. Berfirmanlah Allah:
"Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang
berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang
berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi."
Maka terjadilah
reaksi-reaksi nuklir berantai yang memancarkan cahaya luar biasa yang
mengubah struktur cel dan genetika dari berbagai zat di bumi sehingga
terbentukah zat2 baru yang memiliki kemampuan tumbuh dan berkembang yang
kemudian dinamakan tanaman.
9. Pengaruh ledakan tersebut membuat
tumbuh2an tsb terus bermutasi sehingga terbentuklah berbagai
tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang
menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.
Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
10. Setelah ribuan atau jutaan tahun reaksi nuklir tersebut mereda dan itulah hari ketiga.
11.
Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk
memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda menerangi bumi ,
penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan
hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala . Dan
sekali lagi terjadi ledakan dahsyat yang menginisiasi terjadinya reaksi
nuklir berkepanjangan pada berbagai zat di angkasa sehingga zat2 itu
mengeluarkan energi dan cahaya terus menerus yang sekarang kita kenal
sebagai matahari dan bintang.
12. Seperti kita ketahui, matahari
menyebabkan bulan terlihat bersinar di malam hari sehingga pada malam
haripun akan ada terang karena pantulan sinar matahari. Demikian juga
bintang2 akan terlihat jelas di malam hari. Dan dari planet bumi,
segalanya terlihat indah dan Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
13. Efek ledakan itupun mereda dan jagat raya menjadi agak gelap dan itulah hari keempat.
14.
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang
hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi
cakrawala." Maka sekali lagi terjadi ledakan besar dengan cahaya terang
benderang yang mengakibatkan mutasi gen2 berbagai zat dan tumbuhan di
bumi dan rangkaian mutasi tersebut telah menimbulkan terbentuknya
binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang
bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang
bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Dan makhluk tersebut
bukan hanya memiliki kemampuan utk tumbuh, namun juga ber re-produksi.
Lalu Allah berfirman “ Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dan laut, jadilah petang dan jadilah pagi
15.
Setelah beribu2 atau jutaan tahun efek ledakan itu mereda dan jagad
raya menjadi agak gelap, sehingga pagi dan petang pun terpisah , itulah
hari kelima.
Secara ilmiah semua ini benar adanya karena kehidupan yg
paling awal adalah kehidupan di air berupa mahluk bersel tunggal
barulah berkembang menjadi mahluk2 yg lebih maju termasuk binatang
melata lalu berkembang lagi menjadi mahluk2 yg lebih besar seperti
Binatang Melata , Burung dan Binatang2 Darat yang besar2 lainnya ,
perkembangan ini pun berjalan selama jutaan tahun bahkan mungkin
Milyaran tahun .
16. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi
mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata
dan segala jenis binatang liar." Dan sekali lagi terjadilah ledakan
dahsyat yang menyebabkan mutasi gen pada berbagai hewan di bumi sehingga
terbentuklah segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan
segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya
itu baik.
Diperkirakan disinilah waktu terjadinya ledakan
kehidupan binatang2 raksasa semacam Dinosaurus dsb yang karena proses
alam yg masih berlangsung akhirnya mereka juga punah pada kira2 650 juta
tahun yang lalu ( hitungan manusia ), kepunahan ini secara pasti juga
sejalan dengan keinginan Allah untuk menciptakan Mahluk berakal
tertinggi yaitu Manusia.
17. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita
menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa
atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan
atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Maka ada satu species makhluk di bumi yang memiliki kesadaran , akal
dan kecerdasan yang jauh melampaui makhluk lain yaitu mahluk yang sesuai
dengan gambar Allah, maka diciptakan lah manusia dan itu adlah
laki-laki ditambahkanlah perempuan sebagai pendamping , setelah
penciptaan dihari keenam ini Allah berhenti mencipta.
18.Pada
hari ketujuh Allah berhenti mencipta karena Dia melihat apa yang
diciptakannya sudah cukup sempurna , lalu Dia memberkati dan
mengkuduskan hari tersebut, hal ini juga diterapkan sampai hari ini ,
maka sampai hari ini diseluruh dunia manusia juga tidak bekerja pada
hari ketujuh yang kita sebut sebagai hari Minggu .
Hal ini
terbukti bahwa setelah manusia yang diciptakan sebagai mahluk terakhir
dan dengan akal tertinggi sudah tidak ada lagi mahluk lain yg diciptakan
oleh Allah.
Demikianlah alam semesta, langit dan seisinya
tercipta selama 6 hari. Namun “ 6 hari Tuhan” itu tentu tidaklah sama
dengan 6 harinya manusia. Bila dikonversi ke hitungan harinya manusia,
maka 6 hari Tuhan tersebut bisa berjuta2 atau milyaran tahun, karena
kita Tidak akan pernah tahu ukuran yg dipakai oleh Allah , kita juga
Tidak akan pernah tahu yang namanya Rahasia Illahi .
Disini kita
bisa melihat bahwa Kitab Kejadian ( Genesis ) itu sudah ditulis ribuan
Tahun yang lalu tapi yang mengherankan adalah urut2an tentang Kejadian
dan Penciptaan itu adalah sesuai semuanya termasuk bila dipandang dari
segi Ilmiah .
Semoga berguna sebagai penambah wawasan .
Didapat dari berbagai sumber dengan penambahan dan penyesuaian seperlunya
Kamis, 13 Maret 2014
Kitab Genesis dan dari segi Ilmiah
Posted on 17.35 by Ryzal
Categories: Kitab Genesis dan dari segi Ilmiah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar